Bab 2 (食品衛生) adalah bab paling tebal di teks ini. Modul ini menutup bagian pertamanya: apa itu 危害要因 (faktor bahaya), tiga jenisnya, bakteri/virus/parasit penyebab keracunan makanan, cara mencegahnya, sampai dasar 5S dan 一般衛生管理. Kuisnya kali ini full bahasa Jepang + furigana, tanpa terjemahan — supaya kamu terbiasa sebelum ujian aslinya.
Modul ini membahas halaman 4–15 (12 halaman), dipecah jadi 5 bagian bacaan. Kerjakan berurutan:
Bahasa Jepang aslinya tetap ditampilkan (kotak abu-abu) — penjelasannya masih dalam Bahasa Indonesia di bagian ini.
「食品衛生」とは、食品を食べて、人が病気にならないこと、ケガをしないことです。
Arti: "Higiene pangan" artinya orang yang makan produknya tidak sakit dan tidak celaka. Sederhana, tapi ini fondasi seluruh bab ini.
Dasar食品衛生 = perilaku ini: cuci tangan, pakai baju/sarung kerja dengan benar, gunakan alat/mesin yang bersih, simpan bahan baku di suhu yang ditentukan.
Manajemen higiene dasar yang dilakukan di semua jenis pabrik disebut 一般衛生管理 (manajemen higiene umum). Untuk proses yang lebih krusial, ditetapkan 重要管理点 (CCP) — dan gabungan keduanya disebut HACCPによる衛生管理 (Hazard Analysis and Critical Control Point).
危害要因 dibagi 3 jenis: 物理的危害要因 (fisik), 化学的危害要因 (kimia), 生物的危害要因 (biologis).
① 物理的危害要因 (Fisik)
Benda keras/tajam yang bisa melukai mulut — pecahan logam, kaca, plastik, batu. Benda yang seharusnya tidak ada di makanan tapi ikut masuk disebut 異物 (benda asing); kalau benda itu keras disebut 硬質異物. Rambut/serangga bukan 硬質異物 tapi tetap harus dicegah — bisa bikin komplain pelanggan dan perusahaan kehilangan kepercayaan.
② 化学的危害要因 (Kimia) — アレルギー物質
アレルギー物質とは、アレルギー反応の原因になる物質で、アレルゲンとも言います。
Arti: "Zat alergen" (アレルギー物質) = zat penyebab reaksi alergi, disebut juga アレルゲン. Reaksi bisa ringan (gatal, bentol) sampai berat (sesak napas, bahkan kematian).
Hukum Jepang mewajibkan label untuk 特定原材料 — 9 bahan wajib label: udang, kepiting, kenari, gandum, soba, telur, susu, kacang tanah, kacang mete. Ditambah 20 bahan yang direkomendasikan untuk dilabel (almond, abalon, cumi, ikura, jeruk, kiwi, sapi, dll).
Alat/mesin yang dipakai mengolah bahan beralergen wajib dicuci sebelum dipakai untuk bahan lain — supaya tidak terjadi 交差汚染 (kontaminasi silang).
② 化学的危害要因 lanjutan — ヒスタミン & ソラニン
ヒスタミン: muncul di ikan (terutama tuna, aji, sarden, saba) yang disimpan dalam kondisi buruk (tidak segera didinginkan/dibekukan). Kalau termakan, gejalanya mirip alergi — disebut ヒスタミン食中毒.
ソラニン: zat pada tunas & kulit hijau kentang. Kalau termakan menyebabkan mual, muntah, diare, sakit perut, sakit kepala. Dicegah dengan membuang bagian tunas/kulit hijau kentang.
③ 生物的危害要因 (Biologis) — 食中毒菌
Mikroba penyebab penyakit disebut 病原性微生物; yang menyebabkan keracunan makanan disebut 食中毒菌. Berikut 7 yang paling penting untuk ujian:
| Bakteri | Ciri khas | Sumber umum |
|---|---|---|
| カンピロバクター属菌 | Berkembang di dalam tubuh | Daging (ayam) |
| サルモネラ属菌 | Berkembang di dalam tubuh | Telur, daging ayam |
| 腸炎ビブリオ | Berkembang & buat racun di tubuh | Makanan laut |
| 腸管出血性大腸菌 (O157) | Buat racun kuat di tubuh | Daging sapi, sayuran, air sumur |
| 黄色ブドウ球菌 | Buat racun tahan panas di makanan | Onigiri, sandwich (dari tangan) |
| セレウス菌 | Buat 芽胞 (spora) tahan panas | Olahan biji-bijian, nasi goreng |
| ウェルシュ菌 | 芽胞 tahan panas, tumbuh saat mendingin | Kari, sup yang dimasak besar |
| ボツリヌス菌 | 芽胞 tahan panas, racun sangat kuat | Makanan kaleng/retort |
芽胞 = "cangkang" pelindung bakteri, tahan panas biasa — bakteri di dalamnya tetap hidup lalu aktif lagi saat kondisi membaik. Ini kenapa beberapa bakteri (セレウス菌・ウェルシュ菌・ボツリヌス菌) butuh perlakuan panas lebih ketat dari biasanya.
食中毒予防の3原則 (3 Prinsip Pencegahan Keracunan Makanan)
ア.食中毒菌を食品に「つけない」 イ.食品についた食中毒菌を「増やさない」 ウ.食品についた食中毒菌を「やっつける(殺す)」
Arti: (ア) Jangan tempelkan bakteri ke makanan (cuci tangan, sterilkan alat) — (イ) Jangan biarkan berkembang biak (simpan di suhu rendah: bakteri paling cepat berkembang di 20–50℃, hampir tidak berkembang di bawah 4℃, berhenti total di bawah −15℃) — (ウ) Bunuh dengan pemanasan (umumnya 75℃ selama ≥1 menit, tapi 芽胞 butuh syarat lebih ketat; makanan yang sudah dimasak harus segera didinginkan supaya セレウス菌/ウェルシュ菌 tidak sempat berkembang lagi).
② ウイルス — ノロウイルス
Virus utama penyebab keracunan makanan. Tidak berkembang biak di dalam makanan (jadi prinsip イ "jangan biarkan berkembang" tidak berlaku untuknya), tapi berkembang di usus orang yang terinfeksi. Tahan alkohol — harus dimatikan dengan pemanasan 85–90℃ ≥90 detik, atau larutan natrium hipoklorit 200ppm.
ノロウイルスによる食中毒を予防するための4原則:1)持ち込まない、2)つけない、3)やっつける、4)拡げない
Arti: 4 prinsip khusus norovirus: 1) jangan dibawa masuk ke pabrik (pekerja yang terinfeksi tidak masuk kerja, cuci tangan sebelum masuk), 2) jangan tempelkan, 3) bunuh (pemanasan seperti di atas), 4) jangan sebarkan (muntahan ditangani alat khusus, area didisinfeksi menyeluruh).
③ カビ (Kapang) & ④ 寄生虫 (Parasit)
カビ (kapang) — spora ada di mana-mana, tidak bisa dihilangkan total; makanan yang sudah berjamur tidak dipakai. 寄生虫 (parasit) yang penting: アニサキス, hidup di ikan mentah (saba, sarden, salmon, aji, cumi). Dimatikan dengan pemanasan ≥70℃ (atau ≥60℃ selama 1 menit), atau pembekuan ≤−20℃ selama ≥24 jam.
一般衛生管理 dibagi 4: (1) 5S, (2) higiene fasilitas/peralatan/perkakas, (3) higiene pekerja, (4) higiene bahan baku/makanan. Ke-4nya berpijak pada satu konsep dasar: 5S.
「5S」とは、「S」で始まる5つの活動を意味する言葉です。
5S bukan cuma soal higiene pangan — juga menopang 労働安全 (keselamatan kerja): tempat kerja yang rapi & bersih jauh lebih kecil risiko kecelakaannya.
Klik kartu untuk membalik dan lihat artinya. Kalau sudah hafal, tekan tombol ◎ Hafal di pojok kartu.
この問題は本番の試験に近い形式です。翻訳はありません — 全部読んで、日本語のまま答えてください。
点数:0/8
Halaman 16–35 (Bab 2 lanjutan: ゾーニング detail, higiene pekerja & bahan baku) jadi Modul 3 berikutnya.